Camkan, Ini 5 Sifat Kartini yang Patut Diteladani

Jumat, 21 Apr 2017 | 17:52 WIB

Illustrsi. Lukisan RA Kartini. (jadiberita)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Hari ini tepatnya tanggal 21 April atau yang lebih dikenal sebagai hari Kartini. Semua masyarakat Indonesia pasti sangat mengenal sosok wanita bernama lengkap Raden Ajeng Kartini (RA Kartini). Sebagai pahlawan wanita di Indonesia, Kartini telah banyak memberi inspirasi kepada semua orang, khususnya kaum perempuan.

Kartini terlahir dari keluarga bangsawan. Meski begitu, ia tak lantas menjadi orang yang sombong. Kartini justru mau bersosialiasi dengan semua orang termasuk rakyat jelata. Ia pun selalu membantu orang-orang yang lemah. Selain bersikap tak sombong, masih ada beberapa sikap positif Kartini yang harus kalian tahu. Berikut 5 sikap positif Kartini yang patut dicontoh versi JadiBerita.

1. Merakyat

Kartini merupakan seorang wanita yang punya sifat suka merakyat. Arti merakyat di sini adalah walau ia berasal dari kaum bangsawan namun dia tak malu berbaur dengan kaum dari golongan manapun, tanpa membedakan status sosial atau kasta. Kartini pun merasa sedih jika ada kaum yang setara dengannya menggunakan status sosialnya untuk kepentingan diri sendiri dan merugikan orang lain

2. Pengasih

Wanita yang lahir pada 21 April 1879 ini juga memiliki sikap positif lain yang patut dicontoh. Pengasih adalah sikap yang senantiasa diterapkan Kartini dalam kehidupan sehari-hari. Sifat pengasihnya ini selalu ditujukan pada anak-anak didiknya yang notabene adalah perempuan. Sikap pengasih Kartini terbukti dengan ungkapannya kepada Ny Abendanon 8 Agustus 1903 yang menyebutkan “Moga-moga saya diperbolehkan memangku anak-anak itu dan saya akan mengasihi anak-anak itu,”

3. Menghormati Orangtua

Perempuan asal Jepara, Jawa Tengah ini selalu bersikap hormat kepada siapa saja, termasuk pada orangtuanya. Meski Kartini dan orangtuanya berbeda pemikiran tentang pandangan hidup, namun ia tetap menghormati keputusan orangtuanya. Salah satu buktinya adalah saat Kartini menaati permintaan orangtuanya untuk tidak melanjutkan sekolah.

4. Sederhana

Sosok Kartini dikenal sebagai wanita yang penuh dengan kesederhanaan. Terbukti, ia tetap menjalani hidup yang jauh dari kemewahan meski ia berada dalam lingkungan keluarga bangsawan. Hal ini tercermin saat Kartini menikah dengan pria bangsawan. Ia memilih tidak mengadakan pesta dan tidak memakai pakaian pengantin.

5. Rajin

Terakhir, Kartini memiliki sikap rajin yang tertanam dalam dirinya. Walau ia tidak bersekolah, tetapi Kartini mempunyai tekad untuk menjadi orang pintar. Semangat belajar Kartini pun sangat tinggi. Untuk itulah ia senantiasa membaca buku dan koran. Selain itu, Kartini pun kerap mengumpulkan buku-buku pelajaran dan ilmu pengetahuan sebagai bahan bacaannya.


Penulis : Janah
Editor : Marcel Rombe Baan
Sumber : http://jadiberita.com